Oktober 2, 2022

Prodi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam

Fakultas agama islam universitas wiralodra

Visi Program Studi

Visi Program Studi adalah: “Menjadi Program Studi yang Unggul dan Kompetitif dalam bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam yang dilandasi nilai-nilai ketuhanan, kebangsaan, dan kearifan lokal Tahun 2026

Penjelasan :

Pernyataan visi Program Studi bertujuan untuk menggambarkan masa depan Program Studi yang diharapkan oleh seluruh pemangku kepentingan (stakeholders), dimana visi Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam (BKPI) mengandung kata kunci, yakni: (1) Unggul di bidang ilmu Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, (2) Kompetitif di bidang ilmu Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam ; (3) Nilai Ketuhanan; (4) Nilai Kebangsaan; dan (5) Nilai Kearifan Lokal, dengan penjelasan sebagai berikut:

(1) Pernyataan “Program Studi yang Unggul di bidang ilmu Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam”, dimaknai program studi memiliki keunggulan pada bidang Bimbingan, Penyuluhan, dan Konseling Pendidikan Islam. Kedua, Keunggulan juga dimaknai berdasarkan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Nomor 44 Tahun 2015 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi, yakni bahwa pengelolaan seluruh program studi dan universitas harus melampaui batas standar minimal nasional pendidikan tinggi hingga mencapai Akreditasi Unggul

(2) Pernyataan Kompetitif, dimaknai bahwa Program Studi harus memiliki daya saing dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang ilmu Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam, sehingga lulusan Program Studi harus mampu berkompetisi (berdaya saing) dengan lulusan universitas lainnya, baik dalam negeri maupun luar negeri. Era globalisasi yang terjadi saat ini, terlebih pada era Revolusi Industri 4.0 sangat memerlukan tenaga-tenaga yang kompeten di bidangnya, serta mampu bersaing dengan tenaga-tenaga kerja lainnya. Persaingan tenaga kerja bukan hanya dengan lulusan-lulusan universitas di dalam negeri, tetapi juga dengan lulusan dari universitas di luar negeri. Kemampuan daya saing juga bukan hanya lulusan sebagai tenaga kerja, tetapi juga sebagai entrepreneur yang mampu menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam mengembangkan usahanya.

(3) Dilandasi nilai-nilai Ketuhanan, dimaknai bahwa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dilandasi pula oleh nilai-nilai ketakwaan, keadilan, kejujuran, kasih sayang, dan bijaksana sehingga setiap lulusan Program Studi , selain unggul dan berdaya saing, juga memiliki karakter keimanan yang baik.

Dilandasi nilai-nilai kebangsaaan, dimaknai bahwa Program Studi Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam dilandasi oleh nilai-nilai cinta tanah air, sehingga lulusan Program Studi selain unggul dan berdaya saing juga memiliki karakter kebangsaan.

(5) Dilandasi nilai-nilai kearifan lokal, dimaknai bahwa Program Studi dalam mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi bidang Bimbingan dan Konseling Pendidikan Islam juga dilandasi oleh nilai-nilai gotong royong, menghargai budaya lokal, memanfaatkan sumber daya lokal, sehingga lulusan Program Studi selain unggul dan kompetitif, juga memiliki karakter menghargai nilai-nilai kearifan lokal.